Kamis, 5 November 2026Diterbitkan oleh FinOwi Id · Medan, Indonesia
Berita ringkas, bersumber jelas,
diperbarui setiap hari
IHSG4.919,77▲ +0,32%
LQ45501,24▲ +0,80%
USD/IDR18.168Rupiah −0,04%
Emas AntamRp2.537.000/gr▼ −Rp4.000
BrentUS$94,62▼ −8,7%
BI Rate5,75%Tetap
Penutupan Rabu, 4 Nov 2026 · Sumber: BEI, Logam Mulia, pasar spot
Pasar & Bursa

IHSG Rebound 0,32% ke 4.919,77, Brent Malah Terjun 8,7% ke US$94,62

Oleh Redaksi SeputarBisnis · Kamis, 5 November 2026 · Kategori: Bursa Saham
+0,32%IHSG 4 November 2026 · tutup di 4.919,77 · Brent US$94,62

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat pada perdagangan Rabu (4/11/2026). Indeks ditutup naik 15,48 poin (0,32 persen) ke 4.919,77, dari 4.904,29 sehari sebelumnya. Pembalikan baru terjadi pada sesi II, setelah seharian di zona merah.

Perdagangan dibuka melemah di 4.856,96 dan sempat menyentuh titik terendah harian 4.824,36. Pada penutupan sesi I, IHSG masih berada di 4.860,94 atau turun 0,88 persen. Breadth pasar masih didominasi tekanan jual: 224 saham menguat, 509 melemah, dan 230 stagnan; nilai transaksi Rp10,65 triliun. Hanya tiga sektor yang menguat: barang baku 0,91 persen, barang konsumen primer 0,22 persen, dan keuangan 0,17 persen; sektor teknologi (−1,53 persen) dan energi (−1,51 persen) mencatat koreksi terdalam.

Bank Besar dan Aksi Beli Asing Membalikkan Arah

Penguatan sore itu ditopang saham-saham berkapitalisasi besar. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 1,86 persen ke Rp4.930, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menguat 1,13 persen ke Rp2.690, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) naik 0,2 persen ke Rp3.600. Investor asing membukukan pembelian bersih Rp264,6 miliar di pasar reguler (data BEI via Kiwoom Sekuritas).

Indeks LQ45 ikut menguat 3,97 poin atau 0,80 persen ke 501,24. Di kelompok ini, Pertamina Geothermal Energy (PGEO) mencatat kenaikan tertinggi, 10,92 persen ke Rp965. Lima saham mentok di batas auto rejection atas (ARA): Formosa Ingredient Factory (BOBA) melesat 34,59 persen ke Rp214, Mitra Komunikasi Nusantara (MKNT) melejit 33,33 persen ke Rp24, Akasha Wira International (AIMS) naik 24,79 persen ke Rp755, Tempo Intimedia (TMPO) naik 24,79 persen ke Rp292, dan Yupi Indo Jelly Gum (YUPI) naik 24,66 persen ke Rp910.

Sentimen: Pemilu AS, Negosiasi Iran, dan Bayang-Bayang MSCI

Di latar belakang, pasar merespons kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu sela Amerika Serikat yang menguasai mayoritas di DPR dan Senat. Pilarmas Investindo Sekuritas menilai pasar masih terbebani ketidakpastian negosiasi damai Amerika Serikat–Iran, sementara kepercayaan investor asing belum sepenuhnya pulih pasca-konsultasi reklasifikasi MSCI.

Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak mendatar di rentang 4.800–5.000 pada perdagangan Kamis (5/11/2026). Kenaikan ini lebih tepat dibaca sebagai rebound terbatas setelah anjlok 3,78 persen pada Selasa (3/11/2026), bukan pemulihan penuh.

Brent Terjun, Rupiah Masih Melemah

Di pasar komoditas, Brent ditutup anjlok US$8,98 (8,7 persen) menjadi US$94,62 per barel dan WTI merosot US$7,97 (8,3 persen) ke US$88,12 per barel (Reuters). Kedua acuan itu mencatatkan penutupan terendah sejak 31 Agustus 2026. Kemenangan Demokrat dinilai membatasi ruang gerak militer Presiden Donald Trump dan menguatkan spekulasi damai dengan Iran; EIA melaporkan stok minyak AS turun 865.000 barel menjadi 409,8 juta barel pada pekan berakhir 30 Oktober 2026.

Di pasar valuta asing, rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,04 persen ke Rp18.168 per dolar AS. Kurs referensi JISDOR Bank Indonesia justru menguat 0,04 persen ke Rp18.140, dari Rp18.148 pada Selasa. BI Rate sendiri tidak berubah, tetap 5,75 persen sesuai keputusan Rapat Dewan Gubernur 20–21 Oktober 2026.

Apa Artinya Buat Pelaku Usaha?

Bagi pemilik usaha, hari ini memberi dua sinyal berlawanan. Rupiah di Rp18.168 berarti biaya barang berbasis impor dan beban utang valas tetap mahal — jangan mengunci harga jual baru dengan asumsi rupiah menguat. Sebaliknya, kejatuhan Brent ke US$94,62 berpotensi meringankan ongkos distribusi bila bertahan, tetapi satu hari anjlok bukan jaminan harga BBM atau tarif angkutan langsung turun. Pesan praktisnya: hitung ulang margin dengan dua skenario — rupiah bertahan di atas Rp18.100 dan minyak kembali ke US$100 — sebelum memutuskan stok akhir tahun atau ekspansi.

Sumber: Investor.id, 4 November 2026; Investor.id (Reuters), 5 November 2026; Limapagi (Antara/BEI), 4 November 2026.

Baca Juga

IHSGLQ45RupiahBrentBEI